Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untk mengamankan, mendeteksi, dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Antiviru disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telahterinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).
Antivirus-antivirus terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus sekarang juga telah dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi spyware, rootkis, dan malware - malware lainnya. Tidak hanya itu, antivirus sekrang dilengkapi firewall untuk melindungi komputer dari serangan hacker dan anti spam untuk mencegah masuknya email sampah dan/atau virus ke inbox pengguna.
Jenis Antivirus Berdasarkan Pengguna
Antivirus berdasarkan penggunaannya dibagi menjadi 2, yaitu Home User dan Network / Corporate User. Untuk home user, antivirus berjalan seperti biasa. Untuk versi jaringan (network), antivirus dapat melakukan scan di komputer-komputer client dan network drive. Selain itu, proses update komputer client dalam jaringan tidak harus langsung dari internet. Komputer client dapat melakukan update langsung dari server jaringan.
Antivirus Berdasarkan Cara Memperolehnya
1. Free antivirus : anti virus yang diperoleh secara gratis
2. Trial antivirus : anti virus yang diperoleh secara gratis namun diberi batasan waktu.
3. Donation antivirus : anti virus yang diperoleh dengan mendonasi.
4. Paid antivirus : antivirus yang diperoleh dengan cara membeli.
Saat ini sudah banyak antivirus yang beredar baik yang berlisensi Free Antivirus maupun Paid Antivirus. Namun, terkadang perbedaan yang sangat mencolok terlihat antara antivirus yang berlisensi Free dan Paid. Antara lain pada antivirus free tidak disertakan perangkat keamanan yang lengkap sehingga tingkat kemanan menjadi kurang baik. Sedangkan untuk antivirus yang berlisensi Paid biasanya dilengkapi dengan keamanan yang lebih baik sesuai dengan versi antivirusnya.
Contoh untuk antivirus yang khusus untuk pengamanan internet (internet security) biasanya menyediakan paket keamanan khusus untuk internet seperti spyware, firewall dan spam deleter. Adapun antivirus yang menawarkan proteksi secara keseluruhan pada sistem komputer seperti penguncian folder, pendeteksian virus secara dini serta keamanan lebih pada sistem. Namun, biasanya antivirus ini berharga di atas rata-rata antivirus lainnya. Selain itu juga lebih berat penggunaannya pada sisitem komputer karena memakan lebih banyak memori.
Refrensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_lunak_antivirus
http://pertiwi-ayu.blogspot.com/2011/08/pengertian-antivirus-komputer.html
Kamis, 21 Maret 2013
Maintenance
Maintenance adalah suatu bentuk kegiatan yang ditujukan untuk menangani perawatan dari unti komputer secara garis besar kegiatan maintenance komputer (perawatan komputer) dibagi atas dua bagian besar yaitu, maintenance software dan maintenance hardware.
*Maintenance Software
Maintenance software seperti antivirus, update patch software yang digunakan dan update-update lainnya.
*Maintenance Hardware
Meliputi perawatan teknis terhadap semua bagian perangkat keras dari komputer, mulai dari pembersihan bagian CPU, monitor, perangkat input, perangkat cetak dan perangkat jaringannya.
Jenis Maintenance
- Corrective Maintenance, maintenance jenis ini memiliki kegiatan identifikasi penyebab kerusakan, penggantian component yang rusak, mengatur kembali control, dsb. Corrective maintenance adalah aktifitas perbaikan peralatan yang beroperasi secara tidak normal.
- Preventive Mintenance, meintenance jenis ini memiliki tujuan mencegah terjadinya kerusakan peralatan selama operasi berlangsung. Maintenance peralatan dilakukan secara terjadwal sesuai dengan estimasi umur peralatan. Kegiatan preventive maintenance dibuat berdasarkan taklist maintenance sesuai dengan tingkat kritikal peralatan tersebut.
- Predictive Maintenance, maintenance jenis ini meiliki kemiripan dengan preventive maintenance namun tidak dijadwal secara teratur. Predictive maintenance mengantisipasi kegagalan suatu peralatan sebelum terjadi kerusakan total. Predictive maintenance menganalisa suatu kondisi peralatan dan trend perilaku peralatan. Trend ini dapat digunakan untuk memprediksi sampai kapan peralatan mampu beroperasi secara normal.
Manfaat Maintenance
1. Perbaikan terus-menerus. Kegiatan ini menjadi kajian yang penting dalam manajemen operasi, baik manufaktur maupun jasa, terutama pabrik-pabrik yang menggunakan mesin yang berputar dan beroperasi setiap saat.
2. Meningkatkan kapasitas. Dengan adanya perbaikan yang terus-menerus, maka tidak akan ada pengerjaan ulang/proses ulang, sehingga kapasitas akan meningkat.
3. Mengurangi persediaan. Karena tidak perlu ada tumpukan bahan baku yang harus disiapkan untuk melakukan produksi ulang.
4. Biaya operasi lebih rendah. Akibat kapasitas yang meningkat disertai dengan persediaan yang rendah, maka secara otomatis akan mengakibatkan biaya operasi lebih rendah. Tidak perlu penyimpanan bahan baku dan tidak perlu adanya tambahan karena proses pengerjaan ulang.
5. Produktifitas lebih tinggi. Jika biaya operasi lebih rendah, maka dari rumus produktifitas adalah output/input akan diperoleh bahwa produktifitas akan lebih besar (dengan catatan output konstan). Tentunya produktifitas akan lebih besar lagi jika output semakin besar.
6. Meningkatkan kualitas. Akan tercipta cost advantage, artinya dengan kualitas yang sama baik, harga dapat ditetapkan menjadi lebih murah
Refrensi :
http://www.anakunhas.com/2011/12/pengertian-maintenance-komputer.html
http://ardianeko.wordpress.com/2012/05/25/jenis-maintenance/
http://kumpulan-artikel-ekonomi.blogspot.com/2009/06/manajemen-operasi-maintenance.html
Jenis Maintenance
- Corrective Maintenance, maintenance jenis ini memiliki kegiatan identifikasi penyebab kerusakan, penggantian component yang rusak, mengatur kembali control, dsb. Corrective maintenance adalah aktifitas perbaikan peralatan yang beroperasi secara tidak normal.
- Preventive Mintenance, meintenance jenis ini memiliki tujuan mencegah terjadinya kerusakan peralatan selama operasi berlangsung. Maintenance peralatan dilakukan secara terjadwal sesuai dengan estimasi umur peralatan. Kegiatan preventive maintenance dibuat berdasarkan taklist maintenance sesuai dengan tingkat kritikal peralatan tersebut.
- Predictive Maintenance, maintenance jenis ini meiliki kemiripan dengan preventive maintenance namun tidak dijadwal secara teratur. Predictive maintenance mengantisipasi kegagalan suatu peralatan sebelum terjadi kerusakan total. Predictive maintenance menganalisa suatu kondisi peralatan dan trend perilaku peralatan. Trend ini dapat digunakan untuk memprediksi sampai kapan peralatan mampu beroperasi secara normal.
Manfaat Maintenance
1. Perbaikan terus-menerus. Kegiatan ini menjadi kajian yang penting dalam manajemen operasi, baik manufaktur maupun jasa, terutama pabrik-pabrik yang menggunakan mesin yang berputar dan beroperasi setiap saat.
2. Meningkatkan kapasitas. Dengan adanya perbaikan yang terus-menerus, maka tidak akan ada pengerjaan ulang/proses ulang, sehingga kapasitas akan meningkat.
3. Mengurangi persediaan. Karena tidak perlu ada tumpukan bahan baku yang harus disiapkan untuk melakukan produksi ulang.
4. Biaya operasi lebih rendah. Akibat kapasitas yang meningkat disertai dengan persediaan yang rendah, maka secara otomatis akan mengakibatkan biaya operasi lebih rendah. Tidak perlu penyimpanan bahan baku dan tidak perlu adanya tambahan karena proses pengerjaan ulang.
5. Produktifitas lebih tinggi. Jika biaya operasi lebih rendah, maka dari rumus produktifitas adalah output/input akan diperoleh bahwa produktifitas akan lebih besar (dengan catatan output konstan). Tentunya produktifitas akan lebih besar lagi jika output semakin besar.
6. Meningkatkan kualitas. Akan tercipta cost advantage, artinya dengan kualitas yang sama baik, harga dapat ditetapkan menjadi lebih murah
Refrensi :
http://www.anakunhas.com/2011/12/pengertian-maintenance-komputer.html
http://ardianeko.wordpress.com/2012/05/25/jenis-maintenance/
http://kumpulan-artikel-ekonomi.blogspot.com/2009/06/manajemen-operasi-maintenance.html
Rabu, 20 Maret 2013
Arsitektur Website
Arsitektur Website adalah suatu pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs yang seperti arsitektur itu sendiri, melibatkan teknis, kriteria estetis dan fungsional. Seperti dalam arsitektur tradisional, fokusnya adalah benar pada pengguna dan kebutuhan pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus pada konten web, rencana nisnis, kegunaan, desain interaksi, informasi dan desain arsitektur web. untuk optimasi mesin pencari yang efektif perlu memiliki apresiasi tentang bagaimana sebuah situs Web terkait dengan World Wide Web.
Sejak web perencanaan isi, desain dan manajemen datang dalam lingkup metode desain. Vitruvian tradisional tujuan komoditas, keteguhan dan kesenangan dapat memandu arsitektur situs, seperti yang mereka lakukan arsitektur fisik dan disiplin desain lainnya. Website arsitektur akan datang dalam ruang lingkup estetika dan teori kritis dan kecenderungan ini dapat mempercepat dengan munculnya web semantik dan web 2.0. Kedua ide menekankan aspek struktur informasi. Strukturalisme adalah sebuah pendekatan untuk pengetahuan yang telah dipengaruhi sejumlah disiplin akademis termasuk estetika, teori kritis dan postmodernisme. Web 2.0, karena melibatkan user-generated content, mengarahkan perhatian arsitek website untuk aspek-aspek struktue informasi.
"Website Arsitektur" memiliki potensi untuk menjadi istilah yang digunakan untuk disiplin intelektual mengatur konten website. "Web Desain", dengan cara kontras, menggambarkan tugas-tugas praktis, bagian-bagian grafis dan teknis, dari merancang dan menerbitkan sebuah situs web. Perbedaan tersebut dibandingkan dengan yang antara tugas mengedit sebuah koran atau majalah dari desain grafis dan pencetakan. Tetapi hubungan antara editorial dan kegiatan produksi adalah lebih dekat untuk publikasi web daripada untuk penerbitan cetak.
Setelah kita mengetahui pengertian dari arsitektur website, kita juga harus tahu bagian-bagian dari arsitektur website, yaitu yang terdiri dari :
Hypertext Transfer Protocol (HTTP)
HTTP adalah ebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia.
World Wide Web (WWW)
WWW merupakan kumpuln web server dari seluruh dunia yang berfungsi menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama. Melalui web, dapat mengakses informsi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi juga berupa gambar, video, suara, dan animasi.
Universal Resource Locator (URL)
URL merupakan suatu konsep penamaan lokasi standar dari suatu file, direktori, computer, dan lokasi komputernya sesuai dengan metode yang digunakan. URL tidak hanya dapat menunjuk ke suatu file tapi dapat juga menunjuk suatu query, dokumen dalam suatu database atau hasil dari perintah finger atau perintah archie.
Extensible Markup Language XML
XML merupakan bahasa web turunan dari SGML (Standart Generalized Markup Language).
JavaScript
JavaScript adalah bahasa pemrograman berbasis prototype yang berjalan disisi klien, Jika kita berbicara dalam konteks web, sederhananya, kita dapat memahami JavaScript sebagai bahasa pemrograman yang berjalan di browser. Contoh sederhana dari JavaScript adalah membuka halaman pop up, fungsi validasi pada form sebelum data dikirimkan ke server, merubah image kursor ketika melewati objek tertentu, dan lain-lain.
AJAX
AJAX disini adalah singkatan dari Asynchronous JavaScript and XML. Pada intinya AJAX itu merupakan gabungan beberapa teknologi yang bertujuan untuk menghindari page reload. Dengan mengindari page reload, kita dapat menghindari paradigma click-and-wait serta memberikan sebuah fitur yang cukup kompleks pada website seperti validasi data secara realtime, drag and drop dan fitur-fitur lain yang belum dimiliki web biasa.
Sejak web perencanaan isi, desain dan manajemen datang dalam lingkup metode desain. Vitruvian tradisional tujuan komoditas, keteguhan dan kesenangan dapat memandu arsitektur situs, seperti yang mereka lakukan arsitektur fisik dan disiplin desain lainnya. Website arsitektur akan datang dalam ruang lingkup estetika dan teori kritis dan kecenderungan ini dapat mempercepat dengan munculnya web semantik dan web 2.0. Kedua ide menekankan aspek struktur informasi. Strukturalisme adalah sebuah pendekatan untuk pengetahuan yang telah dipengaruhi sejumlah disiplin akademis termasuk estetika, teori kritis dan postmodernisme. Web 2.0, karena melibatkan user-generated content, mengarahkan perhatian arsitek website untuk aspek-aspek struktue informasi.
"Website Arsitektur" memiliki potensi untuk menjadi istilah yang digunakan untuk disiplin intelektual mengatur konten website. "Web Desain", dengan cara kontras, menggambarkan tugas-tugas praktis, bagian-bagian grafis dan teknis, dari merancang dan menerbitkan sebuah situs web. Perbedaan tersebut dibandingkan dengan yang antara tugas mengedit sebuah koran atau majalah dari desain grafis dan pencetakan. Tetapi hubungan antara editorial dan kegiatan produksi adalah lebih dekat untuk publikasi web daripada untuk penerbitan cetak.
Setelah kita mengetahui pengertian dari arsitektur website, kita juga harus tahu bagian-bagian dari arsitektur website, yaitu yang terdiri dari :
Hypertext Transfer Protocol (HTTP)
HTTP adalah ebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia.
World Wide Web (WWW)
WWW merupakan kumpuln web server dari seluruh dunia yang berfungsi menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama. Melalui web, dapat mengakses informsi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi juga berupa gambar, video, suara, dan animasi.
Universal Resource Locator (URL)
URL merupakan suatu konsep penamaan lokasi standar dari suatu file, direktori, computer, dan lokasi komputernya sesuai dengan metode yang digunakan. URL tidak hanya dapat menunjuk ke suatu file tapi dapat juga menunjuk suatu query, dokumen dalam suatu database atau hasil dari perintah finger atau perintah archie.
Extensible Markup Language XML
XML merupakan bahasa web turunan dari SGML (Standart Generalized Markup Language).
JavaScript
JavaScript adalah bahasa pemrograman berbasis prototype yang berjalan disisi klien, Jika kita berbicara dalam konteks web, sederhananya, kita dapat memahami JavaScript sebagai bahasa pemrograman yang berjalan di browser. Contoh sederhana dari JavaScript adalah membuka halaman pop up, fungsi validasi pada form sebelum data dikirimkan ke server, merubah image kursor ketika melewati objek tertentu, dan lain-lain.
AJAX
AJAX disini adalah singkatan dari Asynchronous JavaScript and XML. Pada intinya AJAX itu merupakan gabungan beberapa teknologi yang bertujuan untuk menghindari page reload. Dengan mengindari page reload, kita dapat menghindari paradigma click-and-wait serta memberikan sebuah fitur yang cukup kompleks pada website seperti validasi data secara realtime, drag and drop dan fitur-fitur lain yang belum dimiliki web biasa.
Refrensi :
http://visilubai.wordpress.com/2010/05/06/arsitektur-website/
http://dfootballoverz.blogspot.com/2011/03/arsitektur-website.html
http://ihanavi.blogspot.com/2013/03/arsitektur-website.html
Sunardi, Alamsyah S., (2007). Dasar Website. Alexindo.
Kusnanto, S.Kom (2011). Website Untuk Orang Awam. Maxikom.
World Wide Web
World Wide Web atau biasa dikenal dengan WWW adalah suatu ruang informasi yang dipakai oleh pengenal global yang disebut "Pengidentifikasi Sumber Seragam" untuk mengenal pasti sumber daya berguna. WWW sering dianggap sama dengan internet secara keseluruhan, walaupun sebenarnya iya hanyalah bagian dari internet.
WWW merupakan kumpulan dokumen yang tersimpan di peladen web yang gunanya untuk menyediakan data dan informasi untuk digunakan bersama. Dokumen-dokumen ini tersimpan atau dibuat dengan HTML (Hypertext Markup Language). WWW merupakan bagian yang paling menarik dari internet. Melalui web, para pengguna dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi juga berupa gambar, video, suara dan animasi.
World Wide Web ditemukan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991. Awalnya Berners-Lee hanya ingin menemukan cara untuk menyusun arsip-arsip risetnya. Untuk itu, dia mengembangkan suatu sistem untuk keperluan pribadi. Sistem itu adalah program peranti lunak yang diberi nama Equire. Dengan program itu, Berners-Lee berhasil menciptakan jaringan terkait antara berbagai arsip sehingga memudahkan informasi yang dibutuhkan. Inilah yang kemudian menjadi dasar dari sebuah revolusi yang dikenal sebagai web.
WWW dikembangkan pertama kali di Pusat Penelitian Fisika Eropa (CERN), Jenewa, Swiss. Pada tahun 1989 Berners-Lee membuat proposal untuk proyek pembuatan hypertext secara global, kemudian pada bulan Oktober 1990. 'World Wide Web' sudah bisa dijalankan dalam lingkungan CERN. Pada musim panas tahun 1991. WWW resmi digunakan secara luas pada jaringan internet.
Refrensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Www
http://adibowo.com/apa-itu-www-fungsi-dan-sejarah-www/
http://ihanavi.blogspot.com/2013/03/www.html
Darma, Jarot S., Sheina A (2009). Buku Pintar Menguasai Internet. Media Kita.
Kurweni Ukar, S.E.,Ak. (2006). Student Guide Series Pengenalan Komputer. Elex Media Komputindo.
WWW merupakan kumpulan dokumen yang tersimpan di peladen web yang gunanya untuk menyediakan data dan informasi untuk digunakan bersama. Dokumen-dokumen ini tersimpan atau dibuat dengan HTML (Hypertext Markup Language). WWW merupakan bagian yang paling menarik dari internet. Melalui web, para pengguna dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi juga berupa gambar, video, suara dan animasi.
World Wide Web ditemukan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991. Awalnya Berners-Lee hanya ingin menemukan cara untuk menyusun arsip-arsip risetnya. Untuk itu, dia mengembangkan suatu sistem untuk keperluan pribadi. Sistem itu adalah program peranti lunak yang diberi nama Equire. Dengan program itu, Berners-Lee berhasil menciptakan jaringan terkait antara berbagai arsip sehingga memudahkan informasi yang dibutuhkan. Inilah yang kemudian menjadi dasar dari sebuah revolusi yang dikenal sebagai web.
WWW dikembangkan pertama kali di Pusat Penelitian Fisika Eropa (CERN), Jenewa, Swiss. Pada tahun 1989 Berners-Lee membuat proposal untuk proyek pembuatan hypertext secara global, kemudian pada bulan Oktober 1990. 'World Wide Web' sudah bisa dijalankan dalam lingkungan CERN. Pada musim panas tahun 1991. WWW resmi digunakan secara luas pada jaringan internet.
Refrensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Www
http://adibowo.com/apa-itu-www-fungsi-dan-sejarah-www/
http://ihanavi.blogspot.com/2013/03/www.html
Darma, Jarot S., Sheina A (2009). Buku Pintar Menguasai Internet. Media Kita.
Kurweni Ukar, S.E.,Ak. (2006). Student Guide Series Pengenalan Komputer. Elex Media Komputindo.
Kamis, 24 Januari 2013
HTML5
HTML5 (SEMANTIC WEB)
PENGERTIAN
HTML5 adalah versi terbaru dari HTML(HyperText Markup Language) yang dikembangkan oleh W3C (Word Wide Web Consortium). Semanric berasal dari bahasa Yunani, merupakan pembelajaran semiotic, yakni pembelajaran untuk memahami penanda. Semantic sendiri mempunyai arti bahasa yang berfokus pada penanda untuk mengetahui arti yang terkandung di dalamnya.
Jadi yang dimaksud semantic web adalah bahasa pemrograman yang mempunyai penanda khusus dalam implementasinya dengan tujuan agar mampu mendeskripsikan apa yang terkandung dalam website tersebut. Web semantic ini bukan hanya dikambangkan di Web 2.0, namun sudah ke Web 3.0 bahkan dikembangkan ke Web 4.0.
SEJARAH
Setelah berakhirnya masa pengembangan HTML4 pada tahun 1998, dilanjutkan perkembangan HTML4 untuk XML yang dikenal dengan XHTML 1.0 selesai dikembangkan pada tahun 2000. Saat itu sebenarnya HRML akan mulai dikembangkan, namun masih menunggu proses pengembangan XHTML 2.0 yang selesai pada tahun 2003.
Tahun 2004 kembali diadakan workshop tentang evolusi untuk HTML5 dn saat itulah muncul ide-ide dan gagasan tentang Semantic Web.Tahun 2007, W3C ikut serta dalam pengembangan HTML5 dan terbentuklah suatu komunitas WHATWG(Web HyperText Application Technology Working Group). Perusahaan besar seperti Mozilla, Opera dan Apple mengakui HTML5 dipublikasikan oleh W3C dengan lisensi komunitas WHATWG.
HTML5 telah dipublikasikan secara resmi oleh W3C pada bulan Mei 2011 dan rencananya akan terus dikembangkan hingga tahun 2014 nanti. Walaupun HTML5 masih terus dikembangkan, jangan khawatir untuk menggunakan HTML5 karena saat ini HTML5 hanya membutuhkan penyempurnaan saja, sudah tidak lagi berada di masa percobaan yang bisa berstatus produksi gagal.
Sejauh ini browser desktop maupun browser mobile sudah mampu mengimplementasikan HTML5, walaupun belum sepenuhnya sempurna. Browser yang saat ini paling maju untuk fitur HTML5 atau semantic web adalah Google Chrome.
Sumber : http://roes-wibowo.com/pengertian-html5-atau-semantic-web/
PENGERTIAN
HTML5 adalah versi terbaru dari HTML(HyperText Markup Language) yang dikembangkan oleh W3C (Word Wide Web Consortium). Semanric berasal dari bahasa Yunani, merupakan pembelajaran semiotic, yakni pembelajaran untuk memahami penanda. Semantic sendiri mempunyai arti bahasa yang berfokus pada penanda untuk mengetahui arti yang terkandung di dalamnya.
Jadi yang dimaksud semantic web adalah bahasa pemrograman yang mempunyai penanda khusus dalam implementasinya dengan tujuan agar mampu mendeskripsikan apa yang terkandung dalam website tersebut. Web semantic ini bukan hanya dikambangkan di Web 2.0, namun sudah ke Web 3.0 bahkan dikembangkan ke Web 4.0.
SEJARAH
Setelah berakhirnya masa pengembangan HTML4 pada tahun 1998, dilanjutkan perkembangan HTML4 untuk XML yang dikenal dengan XHTML 1.0 selesai dikembangkan pada tahun 2000. Saat itu sebenarnya HRML akan mulai dikembangkan, namun masih menunggu proses pengembangan XHTML 2.0 yang selesai pada tahun 2003.
Tahun 2004 kembali diadakan workshop tentang evolusi untuk HTML5 dn saat itulah muncul ide-ide dan gagasan tentang Semantic Web.Tahun 2007, W3C ikut serta dalam pengembangan HTML5 dan terbentuklah suatu komunitas WHATWG(Web HyperText Application Technology Working Group). Perusahaan besar seperti Mozilla, Opera dan Apple mengakui HTML5 dipublikasikan oleh W3C dengan lisensi komunitas WHATWG.
HTML5 telah dipublikasikan secara resmi oleh W3C pada bulan Mei 2011 dan rencananya akan terus dikembangkan hingga tahun 2014 nanti. Walaupun HTML5 masih terus dikembangkan, jangan khawatir untuk menggunakan HTML5 karena saat ini HTML5 hanya membutuhkan penyempurnaan saja, sudah tidak lagi berada di masa percobaan yang bisa berstatus produksi gagal.
Sejauh ini browser desktop maupun browser mobile sudah mampu mengimplementasikan HTML5, walaupun belum sepenuhnya sempurna. Browser yang saat ini paling maju untuk fitur HTML5 atau semantic web adalah Google Chrome.
Sumber : http://roes-wibowo.com/pengertian-html5-atau-semantic-web/
CMS (Content Management System)
CMS atau Content Management System merupakan sebuah aplikasi web atau software web yang tujuannya untuk memudahkan dalam pengelolaan (upload, editing, menambahkan, dll) konten dalam sebuah website/blog/aplikasi web tanpa harus dibekali pengetahuan tentang hal-hal yang bersifat teknis tanpa harus memiliki pengetahuan tentang bahasa pemrograman web.
Dengan adanya CMS ini, orang awam pun dapat membuat sebuah website yang langsung jadi dan pengguna tinggal mengelola isi konten website tersebut tanpa campur tangan dari pihak webmaster. Di dalam CMS, manajemen file-file juga sangat terstruktur, setiap elemen antara isi dan tampilan desain terpisah. Fleksibilitas sebuah CMS, membuat CMS ini banyak dikembangkan oleh pihak-pihak lain, apalagi jika CMS yang memiliki kemajuan sangat pesat dan terus mengalami perubahan atau update sistem secara berkala. Hal inilah yang membuat banyak developer memilih mengembangkan aplikasi CMS ini daripada membuat sebuah aplikasi web baru.
Pemanfaatan CMS :
Situs web perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas
Portal
Galeri Foto
Mengelola website pribadi
Dan lain-lain
Jenis-Jenis CMS :
1. RMS (Research Management System) adalah jenis CMS yang diperuntukan untuk mengelola konten web penelitian-jurnal, makalah, skripsi.
2. SMS (School Management System) adalah jenis CMS yang dikhususkan untuk web portal informasi sekolah dan terkadang juga dilengkapi fasilitas e-learning.
3. LMS (Learning Management Sustem) adalah CMS yang diperuntukan untuk pembelajaran online.
4. LibMS (Library Mnagement System) adalah CMS yang diperuntukan untuk mengelola otomasi perpustakaan.
5. E-CMS (E-Comerce Management System) adalah CMS yang diperuntukan untuk jualan online.
6. WebBlogCMS adalah CMS yang dikhususkan untuk mebuat blog dan web portal.
Sumber : http://iisupit28.blogspot.com/2011/12/artikel-cms-conten-management-systeem.html
: http://angel-xp.blogspot.com/2013/01/pendahuluan-content-managementsystem.html
Dengan adanya CMS ini, orang awam pun dapat membuat sebuah website yang langsung jadi dan pengguna tinggal mengelola isi konten website tersebut tanpa campur tangan dari pihak webmaster. Di dalam CMS, manajemen file-file juga sangat terstruktur, setiap elemen antara isi dan tampilan desain terpisah. Fleksibilitas sebuah CMS, membuat CMS ini banyak dikembangkan oleh pihak-pihak lain, apalagi jika CMS yang memiliki kemajuan sangat pesat dan terus mengalami perubahan atau update sistem secara berkala. Hal inilah yang membuat banyak developer memilih mengembangkan aplikasi CMS ini daripada membuat sebuah aplikasi web baru.
Pemanfaatan CMS :
Situs web perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas
Portal
Galeri Foto
Mengelola website pribadi
Dan lain-lain
Jenis-Jenis CMS :
1. RMS (Research Management System) adalah jenis CMS yang diperuntukan untuk mengelola konten web penelitian-jurnal, makalah, skripsi.
2. SMS (School Management System) adalah jenis CMS yang dikhususkan untuk web portal informasi sekolah dan terkadang juga dilengkapi fasilitas e-learning.
3. LMS (Learning Management Sustem) adalah CMS yang diperuntukan untuk pembelajaran online.
4. LibMS (Library Mnagement System) adalah CMS yang diperuntukan untuk mengelola otomasi perpustakaan.
5. E-CMS (E-Comerce Management System) adalah CMS yang diperuntukan untuk jualan online.
6. WebBlogCMS adalah CMS yang dikhususkan untuk mebuat blog dan web portal.
Sumber : http://iisupit28.blogspot.com/2011/12/artikel-cms-conten-management-systeem.html
: http://angel-xp.blogspot.com/2013/01/pendahuluan-content-managementsystem.html
Senin, 29 Oktober 2012
Perkembangan Website
Website merupakan suatu kumpulan halaman situs yang merupakan bagian nama domain di World Wide Web (WWW).
Orang lain menggunakan internet untuk mengakses www yang merupakan
sarana penyampaian informasi grafis yang sedang populer saat ini (dan
terus semakin populer). Ada lagi yang menggunakan internet untuk berbincang
dengan orang lain di seluruh dunia melalui Internet Relay Chat (IRC).
Sejarah Website
Penemu situs web adalah Sir Timothy John Tim Berners-Lee, sedangkan situs web yang tersambung dengan jaringan pertama kali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika merancang situs web adalah untuk memudahkan tukar menukar dan memperbarui informasi pada sesama peneliti di tempat ia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja) mengumumkan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh publik.
Sebuah situs web bisa berupa hasil kerja dari perorangan atau individu, atau menunjukkan kepemilikan dari suatu organisasi, perusahaan. Biasanya pembahasan dalam sebuah situs web merujuk pada sebuah ataupun beberapa topik khusus, atau kepentingan tertentu. Sebuah situs web bisa berisi pranala yang menghubungkan ke situs web lain, demikian pula dengan situs web lainnya. Hal ini terkadang membuat perbedaan antara situs web yang dibuat oleh individu ataupun perseorangan dengan situs web yang dibuat oleh organisasi bisnis menjadi tidak begitu jelas.
Situs web biasanya ditempatkan pada server web. Sebuah server web umumnya telah dilengkapi dengan perangkat-perangkat lunak khusus untuk menangani pengaturan nama ranah, serta menangani layanan atas protokol HTTP yang disebut sebagai server HTTP seperti Apache HTTP Server, atau Internet Information Service (IIS)
Sejarah Website
Penemu situs web adalah Sir Timothy John Tim Berners-Lee, sedangkan situs web yang tersambung dengan jaringan pertama kali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika merancang situs web adalah untuk memudahkan tukar menukar dan memperbarui informasi pada sesama peneliti di tempat ia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja) mengumumkan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh publik.
Sebuah situs web bisa berupa hasil kerja dari perorangan atau individu, atau menunjukkan kepemilikan dari suatu organisasi, perusahaan. Biasanya pembahasan dalam sebuah situs web merujuk pada sebuah ataupun beberapa topik khusus, atau kepentingan tertentu. Sebuah situs web bisa berisi pranala yang menghubungkan ke situs web lain, demikian pula dengan situs web lainnya. Hal ini terkadang membuat perbedaan antara situs web yang dibuat oleh individu ataupun perseorangan dengan situs web yang dibuat oleh organisasi bisnis menjadi tidak begitu jelas.
Situs web biasanya ditempatkan pada server web. Sebuah server web umumnya telah dilengkapi dengan perangkat-perangkat lunak khusus untuk menangani pengaturan nama ranah, serta menangani layanan atas protokol HTTP yang disebut sebagai server HTTP seperti Apache HTTP Server, atau Internet Information Service (IIS)
Perkembangan WEB dibagi menjadi sampai sekarang di bagi menjadi tiga jenis yaitu :
1. Web 1.0
Web 1.0 merupakan teknologi awal dari website, dimana pembuat sebagai pemberi informasi dan pengguna hanya sebagai pembaca (seperti membaca koran lewat computer, aktifitasnya hanya searching saja). Bahasa yang digunakan pada web ini masih berupa HTML saja.
2. Web 2.0
web 2.0 berbicara mengenai partisipasi. hubungan komunikasi many-to-many. Jika pada era web 1.0 (era sebelum web 2.0, dari 1990 hingga 2001) pengguna internet dengan mudah membrowse internet, namun pengadaan konten di internet masih ‘dikuasai’ oleh para geek yang menguasai bahasa HTML untuk membuat halaman web. Komunikasi yang terjadi pun hanya satu arah: dari pemilik website ke pengunjungnya. Pada era web 2.0, pengadaan konten di internet tidak lagi dikuasai oleh geek. Website – website yang digolongkan ke dalam kategori web 2.0 (kita akan menuliskan lebih rinci tentang web 2.0 di tulisan selanjutnya) memfasilitasi pengguna internet biasa untuk menuliskan konten mereka sendiri: Website sharing foto seperti flickr, blog service seperti wordpress.com, blogger.com, video sharing seperti YouTube, dll. Komunikasi pun terjadi secara dua arah, dimana pengunjung web juga bisa memberikan informasi.
3. Web 3.0
Web ini diperkirakan akan berkembang pada tahun 2010-2020 dan saat ini masih dalam tahap pengembangan.
Menurut PC magazine karakteristik dari web 3.0 adalah :
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Situs_web
http://jestryana.wordpress.com/2011/02/13/perkembangan-website/
1. Web 1.0
Web 1.0 merupakan teknologi awal dari website, dimana pembuat sebagai pemberi informasi dan pengguna hanya sebagai pembaca (seperti membaca koran lewat computer, aktifitasnya hanya searching saja). Bahasa yang digunakan pada web ini masih berupa HTML saja.
2. Web 2.0
web 2.0 berbicara mengenai partisipasi. hubungan komunikasi many-to-many. Jika pada era web 1.0 (era sebelum web 2.0, dari 1990 hingga 2001) pengguna internet dengan mudah membrowse internet, namun pengadaan konten di internet masih ‘dikuasai’ oleh para geek yang menguasai bahasa HTML untuk membuat halaman web. Komunikasi yang terjadi pun hanya satu arah: dari pemilik website ke pengunjungnya. Pada era web 2.0, pengadaan konten di internet tidak lagi dikuasai oleh geek. Website – website yang digolongkan ke dalam kategori web 2.0 (kita akan menuliskan lebih rinci tentang web 2.0 di tulisan selanjutnya) memfasilitasi pengguna internet biasa untuk menuliskan konten mereka sendiri: Website sharing foto seperti flickr, blog service seperti wordpress.com, blogger.com, video sharing seperti YouTube, dll. Komunikasi pun terjadi secara dua arah, dimana pengunjung web juga bisa memberikan informasi.
3. Web 3.0
Web ini diperkirakan akan berkembang pada tahun 2010-2020 dan saat ini masih dalam tahap pengembangan.
Menurut PC magazine karakteristik dari web 3.0 adalah :
- Semantic Web (web dengan kemampuan membaca situs semudah manusia membacanya sehingga informasi dapat disajikan dengan cepat dan tepat)
- The 3D Web (web dengan kemampuan visual 3D dan interaksi secara realtime)
- The Media-Centric Web (Photo, audio, dan video akan menjadi cara lain untuk mencari informasi yang kita inginkan selain keyword)
- The Pervasive Web (Web yang mudah diakses dengan berbagai cara dan alat berbeda kapan saja dan dimana saja).
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Situs_web
http://jestryana.wordpress.com/2011/02/13/perkembangan-website/
Langganan:
Postingan (Atom)