Kamis, 24 Januari 2013

CMS (Content Management System)

CMS atau Content Management System merupakan sebuah aplikasi web atau software web yang tujuannya untuk memudahkan dalam pengelolaan (upload, editing, menambahkan, dll) konten dalam sebuah website/blog/aplikasi web tanpa harus dibekali pengetahuan tentang hal-hal yang bersifat teknis tanpa harus memiliki pengetahuan tentang bahasa pemrograman web.

Dengan adanya CMS ini, orang awam pun dapat membuat sebuah website yang langsung jadi dan pengguna tinggal mengelola isi konten website tersebut tanpa campur tangan dari pihak webmaster. Di dalam CMS, manajemen file-file juga sangat terstruktur, setiap elemen antara isi dan tampilan desain terpisah. Fleksibilitas sebuah CMS, membuat CMS ini banyak dikembangkan oleh pihak-pihak lain, apalagi jika CMS yang memiliki kemajuan sangat pesat dan terus mengalami perubahan atau update sistem secara berkala. Hal inilah yang membuat banyak developer memilih mengembangkan aplikasi CMS ini daripada membuat sebuah aplikasi web baru.

Pemanfaatan CMS :
Situs web perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas
Portal
Galeri Foto
Mengelola website pribadi
Dan lain-lain

Jenis-Jenis CMS :
1. RMS (Research Management System) adalah jenis CMS yang diperuntukan untuk mengelola konten web penelitian-jurnal, makalah, skripsi.
2. SMS (School Management System) adalah jenis CMS yang dikhususkan untuk web portal informasi sekolah dan terkadang juga dilengkapi fasilitas e-learning.
3. LMS (Learning Management Sustem) adalah CMS yang diperuntukan untuk pembelajaran online.
4. LibMS (Library Mnagement System) adalah CMS yang diperuntukan untuk mengelola otomasi perpustakaan.
5. E-CMS (E-Comerce Management System) adalah CMS yang diperuntukan untuk jualan online.
6. WebBlogCMS adalah CMS yang dikhususkan untuk mebuat blog dan web portal.


Sumber : http://iisupit28.blogspot.com/2011/12/artikel-cms-conten-management-systeem.html
             : http://angel-xp.blogspot.com/2013/01/pendahuluan-content-managementsystem.html

Senin, 29 Oktober 2012

Perkembangan Website

Website merupakan suatu kumpulan halaman situs yang merupakan bagian nama domain di World Wide Web (WWW). Orang lain menggunakan internet untuk mengakses www yang merupakan sarana penyampaian informasi grafis yang sedang populer saat ini (dan terus semakin populer). Ada lagi yang menggunakan internet untuk berbincang dengan orang lain di seluruh dunia melalui Internet Relay Chat (IRC).

Sejarah Website
Penemu situs web adalah Sir Timothy John Tim Berners-Lee, sedangkan situs web yang tersambung dengan jaringan pertama kali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika merancang situs web adalah untuk memudahkan tukar menukar dan memperbarui informasi pada sesama peneliti di tempat ia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja) mengumumkan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh publik.

Sebuah situs web bisa berupa hasil kerja dari perorangan atau individu, atau menunjukkan kepemilikan dari suatu organisasi, perusahaan. Biasanya pembahasan dalam sebuah situs web merujuk pada sebuah ataupun beberapa topik khusus, atau kepentingan tertentu. Sebuah situs web bisa berisi pranala yang menghubungkan ke situs web lain, demikian pula dengan situs web lainnya. Hal ini terkadang membuat perbedaan antara situs web yang dibuat oleh individu ataupun perseorangan dengan situs web yang dibuat oleh organisasi bisnis menjadi tidak begitu jelas.

Situs web biasanya ditempatkan pada server web. Sebuah server web umumnya telah dilengkapi dengan perangkat-perangkat lunak khusus untuk menangani pengaturan nama ranah, serta menangani layanan atas protokol HTTP yang disebut sebagai server HTTP seperti Apache HTTP Server, atau Internet Information Service (IIS)

Perkembangan WEB dibagi menjadi sampai sekarang di bagi menjadi tiga jenis yaitu :
1. Web 1.0
Web 1.0 merupakan teknologi awal dari website, dimana pembuat sebagai pemberi informasi dan pengguna hanya sebagai pembaca (seperti membaca koran lewat computer, aktifitasnya hanya searching saja). Bahasa yang digunakan pada web ini masih berupa HTML saja.

2. Web 2.0
web 2.0 berbicara mengenai partisipasi. hubungan komunikasi many-to-many. Jika pada era web 1.0 (era sebelum web 2.0, dari 1990 hingga 2001) pengguna internet dengan mudah membrowse internet, namun pengadaan konten di internet masih ‘dikuasai’ oleh para geek yang menguasai bahasa HTML untuk membuat halaman web. Komunikasi yang terjadi pun hanya satu arah: dari pemilik website ke pengunjungnya. Pada era web 2.0, pengadaan konten di internet tidak lagi dikuasai oleh geek. Website – website yang digolongkan ke dalam kategori web 2.0 (kita akan menuliskan lebih rinci tentang web 2.0 di tulisan selanjutnya) memfasilitasi pengguna internet biasa untuk menuliskan konten mereka sendiri: Website sharing foto seperti flickr, blog service seperti wordpress.com, blogger.com, video sharing seperti YouTube, dll. Komunikasi pun terjadi secara dua arah, dimana pengunjung web juga bisa memberikan informasi.

3. Web 3.0
Web ini diperkirakan akan berkembang pada tahun 2010-2020 dan saat ini masih dalam tahap pengembangan.
Menurut PC magazine karakteristik dari web 3.0 adalah :
  • Semantic Web (web dengan kemampuan membaca situs semudah manusia membacanya sehingga informasi dapat disajikan dengan cepat dan tepat)
  • The 3D Web (web dengan kemampuan visual 3D dan interaksi secara realtime)
  • The Media-Centric Web (Photo, audio, dan video akan menjadi cara lain untuk mencari informasi yang kita inginkan selain keyword)
  • The Pervasive Web (Web yang mudah diakses dengan berbagai cara dan alat berbeda kapan saja dan dimana saja).

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Situs_web
              http://jestryana.wordpress.com/2011/02/13/perkembangan-website/

Sabtu, 27 Oktober 2012

Perkembangan Internet

Teknologi Informasi dan Telekomunikasi (Information and Communication Technology/ICT) merupakan tulang punggung aplikasi Web 2.0. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang fenomenal dan menjadi awal munculnya aplikasi web adalah Internet. Internet yang berawal dari riset untuk pertahanan dan keamanan serta pendidikan berkembang menjadi perangkat pendukung bisnis yang sangat berpengaruh. Dalam kaitan dengan aplikasi Web 2.0 ini, terdapat beberapa peristiwa penting dalam sejarah internet.

Pada tahun 1957, melalui Advanced Research Projects Agency (ARPA), Amerika Serikat bertekad mengembangkan jaringan komunikasi terintegrasi yang saling menghubungkan komunitas sains dan keperluan militer. Hal ini dilatarbelakangi oleh terjadinya perang dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet (tahun 1957 Soviet meluncurkan sputnik).

Perkembangan besar Internet pertama adalah penemuan terpenting ARPA yaitu packet switching pada tahun 1960. Packet switching adalah pengiriman pesan yang dapat dipecah dalam paket-paket kecil yang masing-masing paketnya dapat melalui berbagai alternatif jalur jika salahsatu jalur rusak untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Packet switching juga memungkinkan jaringan dapat digunakan secara bersamaan untuk melakukan banyak koneksi, berbeda dengan jalur telepon yang memerlukan jalur khusus untuk melakukan koneksi. Maka ketika ARPANET menjadi jaringan komputer nasional di Amerika Serikat pada 1969, packet switching digunakan secara menyeluruh sebagai metode komunikasinya menggantikan circuit switching yang digunakan pada sambungan telepon publik.

Perkembangan besar Internet kedua yang dicatat pada sejarah internet adalah pengembangan lapisan protokol jaringan yang terkenal karena paling banyak digunakan sekarang yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol). Protokol adalah suatu kumpulan aturan untuk berhubungan antarjaringan. Protokol ini dikembangkan oleh Robert Kahn dan Vinton Cerf pada tahun 1974. Dengan protokol yang standar dan disepakati secara luas, maka jaringan lokal yang tersebar di berbagai tempat dapat saling terhubung membentuk jaringan raksasa bahkan sekarang ini menjangkau seluruh dunia. Jaringan dengan menggunakan protokol internet inilah yang sering disebut sebagai jaringan internet.
Jaringan ARPANET menjadi semakin besar sejak saat itu dan mulai dikelola oleh pihak swasta pada tahun 1984, maka semakin banyak universitas tergabung dan mulailah perusahaan komersial masuk. Protokol TCP/IP menjadi protokol umum yang disepakati sehingga dapat saling berkomunikasi pada jaringan internet ini.

Perkembangan besar Internet ketiga adalah terbangunnya aplikasi World Wide Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee. Aplikasi World Wide Web (WWW) ini menjadi konten yang dinanti semua pengguna internet. WWW membuat semua pengguna dapat saling berbagi bermacam-macam aplikasi dan konten, serta saling mengaitkan materi-materi yang tersebar di internet. Sejak saat itu pertumbuhan pengguna internet meroket.

Sumber : http://www.sejarah-internet.com/perkembangan-internet/

Sabtu, 02 Juni 2012

Manusia dan Harapan

A. Pengertian Harapan
     Harapan berasal dari kata harap yang memliki arti yaitu keinginan supaya sesuatu terjadi. Dengan kata lain, harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi dengan demikian harapan menyangkut dengan masa depan.
     Setiap manusia pasti mempunyai harapan, manusia yang tanpa harapan berarti manusia itu mati dalam kehidupan. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan kemampuan masing-masing.

B. Apa Sebab Manusia Mempunyai Harapan
    Sesuai kodratnya manusia adalah makhluk sosial, tidak satu manusia pun yang luput dari pergaulan hidup. Ada dua hal yang mendorong manusia bergaul dengan manusia lain :

*Dorongan Kodrat
     Pada dasarnya kodrat adalah sifat, keadaan, atau pembawa alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Allah SWT, misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya yang termasuk dalam golongan kodrat.

*Dorongan Kebutuhan Hidup
     Sudah menjadi kodratnya bahwa manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup yang dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu kebutuhan jasmani dan rohani.

Menurut Abraham Maslow kebutuhan manusia adalah :

1. Kelangsungan Hidup (Survival)
     Untuk kelangsungan hidupnya manusia pasti membutuhkan sandang, pangan dan papan. Untuk mencukupi kebutuhannya, manusia sejak kecil telah belajar dengan pengetahuan yang tinggi harapan memperoleh sandang, pangan dan papan yang layak akan terpenuhi atau tiap manusia perlu kerja keras dengan harapan yang diinginkan.

2. Keamanan
     Setiap manusia pasti membutuhkan keamanan, sejak seorang anak lahir ia telah membutuhkan keamanan begitu lahir dengan suara tangis, itu pertanda meminta sebuah perlindungan sampai dia bertambah maka ia ingin terus dilindungi. Dalam hal ini agama sangat berperan penting untuk memperoleh keamanan moril bagi pemiliknya, keyakinan bahwa Allah SWT memberikan perlindungan berarti sudah memberikan keamanan yang diharapkan.

3. Hak dan Kewajiban Mencintai dan Dicintai
     Setiap manusia pasti mempunyai hak dan kewajiban, dengan pertumbuhan manusia maka tumbuh pula kesadaran akan hak dan kewajiban, bila seorang anak telah menginjak usia dewasa maka ia merasa sudah dewasa sehingga sudah saatnya mempunyai harapan untuk dicintai dan mencintai.

4. Status
     Setiap manusia membutuhkan status "siapa, untuk apa dan mengapa ia hidup", setiap manusia yang lahir di dunia ini tentu akan bertanya statusnya, status keberadaannya, status dalam keluarganya, status dalam masyarakat dan status di dalam sebuah negara. Pada dasarnya status itu penting karena dengan status orang lain lain bisa tahu siapa dia yang sebenarnya.

5. Perwujudan Cita-Cita
     Pada dasarnya manusia pasti mengembangkan bakat atau kepandaiannya agar ia diterima atau diakui kehebatannya.

C. Kepercayaan
     Kepercayaan berasal dari kata percaya yang memiliki arti yaitu mengakui atau meyakini akan kebenarannya. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.

Kebenaran
     Kebenaran sangat penting bagi manusia, setiap manusia mendambakannya, karena ia mempunyai arti khusus bagi hidupnya, ia merupakan fokus dari segala pikiran, sikap dan perasaan. Dalam tingkah laku, ucapan, perbuatan manusia selalu berhati-hati agar mereka tidak menyimpang dari kebenaran. Manusia sadar bahwa ketidakbenaran dalam bertindak, berucap maupun bertindak dapat mencemarkan nama baiknya.

Dr. Yuyun Suriasumantri dalam bukunya "filsafat ilmu" ada 3 teori kebenaran :

1. Teori Koherensi atau Konsistensi
     Suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan itu bersifat koherensi atau konsistensi dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya yang dianggap benar.

2. Teori Korespondensi
     Suatu teori yang menjalankan bahwa suatu pernyataan benar bila materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berkoresponden atau berhubungan dengan obyek tertentu yang dituju oleh pernyataan tersebut.

3. Teori Pragmatis
     Kebenaran suatu pernyataan diukur dengan kriteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis.

D. Berbagai Kepercayaan dan Usaha Meningkatnya
     Dasar kepercayaan adalah kebenaran, kepercayaan dapat dibedakan menjadi 4 antara lain :
          1. Kepercayaan kepada Allah SWT.
          2. Kepercayaan kepada diri sendiri.
          3. Kepercayaan kepada orang lain.
          4. Kepercayaan kepada pemerintah.

Rabu, 30 Mei 2012

Manusia dan Tanggung Jawab

A. Pengertian Tanggung Jawab
     Tanggung jawab menurut kamus besar bahasa Indonesia mengandung arti keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Secara umum tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran atas kewajibannya.

B. Macam-Macam Tanggung Jawab :
     Manusia berjuang memenuhi keperluannya sendiri atau untuk keperluan pihak lain. Untuk itu ia menghadapi manusia lain dalam masyarakat atau menghadapi lingkungan alam. Dalam usahanya itu manusia juga menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan yaitu kekuasaan Tuhan. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya, atas dasar ini lalu dikenal beberapa jenis tanggung jawab, antara lain :

1. Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
    Kesadaran untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi dengan demikian bisa memecahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri menurut sifat dasarnya manusia adalah makhluk bermoral tetapi manusia juga seorang prbadi.

2. Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
    Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan dan kehidupan.

3. Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
    Pada hakekatnya manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan manusia lain atau dengan kata lain manusia tidak dapat hidup sendiri. Sesuai dengan kedudukannya sebagai makhluk sosial karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan makhluk sosial.

4. Tanggung Jawab Kepada Bangsa dan Negara
    Setiap manusia adalah warga negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak dan bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma atau ukuran-ukuran yang dibuat oleh suatu negara. Manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri bila perbuatan itu salah, maka ia harus bertanggungjawab kepada negara.

5. Tanggung Jawab Terhadap Allah SWT
    Allah menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Allah. Sehingga tindakan manusia tidak lepas dari hukuman-hukuman Allah yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui beragam agama. Pelanggaran dari hukuman-hukuman tersebut akan segera diperingatkan oleh Allah dan jika dengan peringatan yang keras pun manusia masih juga tidak menghiraukan maka Allah akan memberikan adzab, sebab dengan mengabaikan perintah-perintah Allah berarti mereka meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia terhadap Allah sebagai penciptanya bahkan untuk memenuhi kebutuhan manusia perlu pengorbanan.

C. Pengabdian dan Pengorbanan
     Pengabdian dan pengorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri. Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat atau pun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat atau ikatan, dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggung jawab, apabila seseorang bekerja keras sehari penuh untuk mencukupi kebutuhan, hal itu berarti pengabdian terhadap keluarga. Lain halnya jika kita membantu teman pada masa kesulitan, mungkin sampai berhari-hari itu bukan pengabdian, tetapi hanya bantuan saja.

     Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian, dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasannya yang tidak mengandung pamrih, suatu pemberian yang didasrkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata.

Manusia dan Pandangan Hidup

   Sebelum kita membahas tentang Manusia dan Pandangan Hidup, kita harus mengetahui terlebih dulu apa arti dari pandangan hidup.

   Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup yang beragam. Faktor dari pandangan hidup itulah yang akan menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup memiliki arti yaitu pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan petunjuk untuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Pandangan hidup dapat diklasifikasikan menjadi 3 macam :
a. Pandangan hidup secara agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
b. Pandangan hidup secara ideologi, disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
c. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan yang relatif kebenarannya.

   Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka pandangan hidup itu disebut ideologi. Jika organisasi itu organisasi politik maka ideologinya disebut ideologi politik. Jika organisasi itu adalah negara maka ideologinya disebut ideologi negara.

   Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai 4 unsur yang merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Mari kita bahas satu-persatu dari keempat unsur tersebut.

1. Cita-Cita
   Cita-cita adalah keinginan harapan yang selalu ada dalam pikiran baik keinginan harapan maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa yang akan datang. Apabila cita-cita itu tidak mungkin terpenuhi maka cita-cita tersebut adalah angan-angan. Ada 3 faktor seseorang dapat mencapai cita-citanya :

Faktor Manusia yang mau mencapai cita-cita ditentukan oleh kualitas manusianya. Ada orang yang tidak mempunyai kemauan sehingga cita-citanya tidak dapat tercapai.

Faktor Kondisi yang mempengaruhi tercapainya cita-cita, umumnya dapat disebut yang menguntungkan dan yang menghambat. Faktor yang menguntungkan merupakan kondisi yang memperlancar tercapainya suatu cita-cita, sedangkan faktor yang menghambat merupakan kondisi yang merintangi tercapainya cita-cita.

Faktor Tingginya Cita-Cita, anjuran agar seseorang menggantungkan cita-citanya setinggi langit tetapi kembali lagi kepada faktor manusianya, mampukah yang bersangkutan mencapainya demikian juga faktor kondisinya.

2. Kebajikan
   Kebajikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika, manusia adalah seorang pribadi yang utuh yang terdiri atas jiwa dan badan. Sebagai makhluk pribadi, manusia dapat menentukan sendiri mana yang baik dan yang buruk yang ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah semacam bisikan di dalam hati yang mendesak seseorang untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan, tindakan atau tingkah laku. Suara hati memilih yang baik sebab itu ia selalu mendesak orang untuk berbuat yang baik bagi dirinya. Oleh karena itu jika seseorang berbuat sesuatu sesuai dengan bisikan suara hatinya maka orang tersebut perbuatannya pasti baik, sebaliknya perbuatan atau tindakan berlawanan dengan suara hati kita maka perbuatan atau tindakan itu buruk.

   Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkah laku seseorang ada 3 hal yaitu :

Faktor Pembawaan (heriditas) yang telah ditentukan ditentukan pada waktu seseorang masih dalam kandungan pembawaan merupakan hal yang diturunkan atau dipusakai oleh orang tuanya.

Faktor Lingkungan, membentuk seseorang merupakan alam kedua yang terjadinya setelah anak lahir yaitu lingkungan pada keluarga disini orang tualah menjadi panutan untuk membangin perlaku baik untuk anak-anaknya. Kemudian lingkungan sekolah, yang menjadi panutan utama adalah guru. Lingkungan yang terakhir adalah lingkungan masyarakat yang menjadi panutan adalah tokoh masyarakat dengan masa setelah anak juga memperoleh pengaruh dari benda-benda atau peralatan dalam lingkungan.

Faktor Tingkah Laku Seseorang adalah pengalaman khas yang pernah diperoleh, baik pengalaman pahit yang sifatnya negatif maupun pengalaman manis yang bersifat positif, memberikan pada manusia suatu bekal yang selalu dipergunakan sebagai pertimbangan sebelum seseorang mengambil tindakan.

3. Usaha
   Usaha atau perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita setiap manusia harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya, sebagian hidup manusia adalah usaha atau perjuangan, perjuangan untuk hidup sudah menjadi kodrat manusia, tanpa usaha manusia tidak dapat hidup sempurna.

4. Keyakinan atau Kepercayaan
   Keyakinan atau kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan, menurut Prof. Dr. Harun Nasution ada tiga aliran filsafat yaitu :

Aliran Naturalisme, hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natur, dan itu berasal dari Tuhan, tetapi bagi yang tidak percaya pada Tuhan natur itulah yang tertinggi.


Aliran Intelektual, dasar aliran ini adalah logika atau akal. Manusia mengutamakan akal, dengan akal manusia berpikir, mana yang benar menurut akal itulah yang terbaik walaupun bertentangan dengan hati nurani.

Aliran Gabungan, dasar kepercayaan ini adalah kekuatan gaib juga akal. Kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya pada Tuhan adalah sebagai dasar dari keyakinan, sedangkan akal adalah dasar kebudayaan yang menentukan benar atau tidaknya sesuatu.

Sabtu, 24 Maret 2012

Mutiara Untuk Tiara

Tiara adalah seorang gadis berkerudung yang sangat cantik. Banyak orang yang suka padanya. Banyak yang mengejar cintanya. Kebanyakan dari orang-orang tersebut yang mengatakan bahwa Tiara adalah sosok wanita idaman. Dan kebanyakan pria itu berparas tampan.

Sampai suatu ketika ada seorang pria yang berkenalan dengan Tiara. Pria ini masih jauh dari kategori tampan apalagi rupawan. Entah mengapa ketika awal perkenalan mereka, si pria ini langsung jatuh hati pada sosok Tiara. Sebenarnya pria ini tidak bisa menyembunyikan perasaan sukanya, ia hanya berharap bahwa Tiara mengetahui isi hatinya tetapi mungkin karena memang mereka baru saling mengenal jadi belum bisa tahu isi hati dari satu sama lain.

Perasaan suka pun terus bertambah seiring berjalannya waktu, namun tetap saja si pria tidak berani untuk mengungkapkannya. Si pria merasa minder dengan pria-pria lain yang berusaha mendekati Tiara karena ketampanan mereka. Selalu ada perasaan yang bergejolak antara rasa minder dan perasaan suka yang sangat luar biasa. Akhirnya si pria ini memendam perasaannya daripada harus kehilangan wanita yang dia sukai itu.

Satu setengah tahun berlalu setelah perkenalan mereka. Dunia seakan berputar terbalik bagi si pria. Setelah memendam perasaan yang cukup lama, akhirnya sang pria berani mengungkapkan perasaannya kepada Tiara. Tapi apa daya, Tiara menolak halus dengan alasan karena mereka baru saja saling kenal. Memang mereka begitu benar-benar dekat baru sekitar 2 bulan sebelum si pria mengutarakan perasaannya. Ada perasaan kecewa bercampur sedih dari si pria ini, di satu sisi dia takut kehilangan Tiara.

Selang beberapa hari setelah itu, mulailah timbul kata-kata sayang dari mereka yang awalnya dari sebuah candaan yang berlanjut dengan kata sayang yang sebenarnya. Memang kata sayang berasal dari dalam hati yang akhirnya bisa diungkapkan dengan sebuah ucapan. Si pria sangat merasa bahagia dengan ucapan kata sayang dari seorang wanita yang selama ini ia suka. Dan tak lama setelah itu mereka pun mengikrarkan tali cinta mereka.

Bulan-bulan berlalu, entah mengapa hubungan mereka selalu saja dilanda dengan cobaan. Sering kali ada pria yang selalu mencoba mendekati Tiara. Tapi rasa sayang Tiara pada kekasihnya inilah yang bisa menjaga bahwa rasa sayangnya ini hanya untuk kekasihnya seorang. Entah pria lain jauh melebihi kekasihnya, tetapi tidak akan menggoyahkan hati Tiara.

Hari terus bertambah, cobaan semakin banyak, namun rasa sayang mereka terus bertambah bahkan timbul rasa cinta. Sampai pada suatu hari setelah mereka pulang sekolah dan hujan turun begitu lebat, mereka berteduh di suatu tempat dan berbicara tentang hubungan mereka. Si pria bertanya kepada Tiara mengapa dia bisa memilih pria ini daripada pria-pria lain yang berkategori tampan. Dan Tiara menjawab dengan nada halusnya bahwa dia melihat ketulusan dari kekasihnya ini, bukan karena tampan tetapi karena hatinya.

Mereka menjalin hubungan untuk serius bukan untuk main-main seperti remaja-remaja yang baru mengenal cinta. Karena keseriusan mereka, akhirnya mereka mengenalkan pasangannya kepada orang tuanya masing-masing. Sambutan yang begitu luar biasa, mereka direstui oleh orang tua masing-masing dan satu sama lain. Mereka begitu bahagia dan bangga dengan apa yang mereka dapatkan.

Hubungan yang sudah serius dan sudah dapat restu dari orang tua mereka membicarakan tentang masa depan mereka. Pada suatu ketika ketika mereka bertemu, mereka mengutarakan hal yang sama. Mereka ingin saling memiliki seutuhnya dan sepakat untuk menikah kelak nanti.

Setelah obrolan itu hubungan mereka pun semakin erat dan semakin serius. Tapi justru semakin mereka serius, semakin banyak pula cobaan yang didapat. Entah beberapa kali hubungan meraka hampir hancur karena cobaan yang terus-menerus datang. Tapi kekuatan cinta dan rasa takut kehilanganlah yang membuat mereka bertahan sampai saat ini. Yang membuat mereka kuat menghadapi cobaan dan menghadapinya bersama-sama.

Memang cinta tak memandang apakah dia tampan atau bukan, cantik atau bukan, sempurna atau bukan, tetapi cinta datang dari perasaan yang jauh di dalam lubuk hati. Begitu pula yang dialami Tiara dan kekasihnya. Tiara adalah wanita yang cantik sementara kekasihnya jauh dari kata sempurna tetapi tetap ada cinta yang mereka rasakan. Tidak ada yang bisa si pria banggakan untuk wanitanya ini, layaknya seperti pria lain yang bangga dengan ketampanannya atau pun hal lainnya. Tetapi dia hanya punya rasa sayang yang tulus, hanya perasaan yang seutuhnya untuk sang wanita, hanya punya cinta yang sebening Mutiara untuk Tiara.